Menu Atas

Iklan

25 November 2020, 15:45 WIB
Last Updated 2020-11-25T08:52:44Z

Peringati Hari Guru Nasional "Guru Menolak Menyerah Karena Corona"

Advertisement



Ringsatu.id-Indramayu-Peringatan Hari Guru Nasional, pengurus guru republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Indramayu, merayakan peringatan hari guru nasional secara sederhana dengan potong tumpeng secara simbolis sebagai bentuk peringatan hari guru nasional, bertempat di aula gedung PGRI Kabupaten Indramayu, Rabu (25/11).

Dalam peringatan yang mengambil tema 'Guru Menolak Menyerah Karena Corona', nampak hadir Pj.Bupati Indramayu Bambang Tirtoluyono, Plt. Kadisdik Indramayu H. Caridin, S.Pd., M.Si dan jajarannya. Ketua PGRI Kabupaten Indramayu Malik Ibrahim, S.Pd

Dalam keterangannya, menyampaikan ada beberapa rangkaian kegiatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI Ke-75. 

Selain itu, Malik Ibrahim selaku Ketua PGRI Kabupaten Indramayu juga menyampaikan bahwa puncak acara inagurasi Hari Guru Nasional tingkat kabupaten ini bertujuan untuk mengangkat harkat derajat guru baik PNS maupun honorer.

"Rangkaian kegiatan diinisiasi untuk menunjukan rasa syukur sekaligus kebanggaan menjadi guru, semoga pendidikan di Indramayu dan seluruh gurunya dalam keadaan sehat walafiat serta kita semua dapat menciptakan dan menumbuhkan generasi-generasi penerus yang unggul dan Istimewa," katanya.

Sementara itu, Pj. Bupati Indramayu, Bambang Tirtoluyono, membacakan sambutan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Nadiem Anwar Makarim. mengapresiasi langkah-langkah yang diinisiasi Dinas Pendidikan Indramayu yang terus berupaya maksimal dalam memberikan pelayanan pendidikan meski berada di situasi pandemi.

"Inilah jiwa yang memang hari ini semua orang dituntut untuk dihadirkan ditengah-tengah masyarakat, hari ini dinas pendidikan telah memberikan keteladanan dan contoh. Saya selaku Pj. Bupati Indramayu sangat bangga terhadap keluarga besar Dinas Pendidikan. Tidak sedikit orang hanya bisa berteriak, tidak sedikit orang hanya bisa menuntut, tidak sedikit orang hari ini hanya bisa mencaci, tanpa berbuat apapun untuk membantu saudara-saudara kita yang kemudian terdampak pandemi covid-19," Ujar Bambang.

Menurutnya, keluarga besar Dinas Pendidikan dan PGRI Indramayu hadir untuk memberikan contoh yang terbaik. "Semoga langkah ini akan diikuti oleh yang lainnya sebagai solusi daripada hari ini situasi pandemi covid-19, guru pahlawan bangsa, guru pahlawan peserta didik, guru pahlawan di masa pandemi covid-19," demikian Pj. Bupati Indramayu. (N.Tarigan)